KKN Posko 16 Pasang Papan Edukasi Sampah di Ponpes Al Karomah

Ganding, UA Media- Penanganan sampah non-organik di lingkungan sekolah memerlukan langkah nyata yang konsisten dan berdampak langsung.

Mengusung program Pengolahan Sampah Terpadu, mahasiswa KKN Posko 16 Universitas Annuqayah menginisiasi gerakan pemilahan sampah botol plastik yang bernilai ekonomi bagi para santri di Pondok Pesantren Al Karomah.

Sebagai penunjang program tersebut, tim KKN Posko 16 merakit dan mendirikan papan edukasi sampah khusus yang ditempatkan di area strategis lapangan MA dan MTs Al Karomah.

Papan edukasi kayu berwarna biru ini dirancang sebagai petunjuk visual agar para santri lebih terbiasa membedakan jenis sampah serta memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan madrasah.

Tak berhenti pada sarana edukasi visual, program pengolahan sampah terpadu ini diwujudkan melalui aksi konkret di tiap ruang kelas. Mahasiswa KKN menyediakan kantong plastik khusus pengumpulan botol di masing-masing kelas, serta menyiapkan tempat penampungan sampah khusus botol di halaman sekolah.

Botol-botol plastik yang terkumpul dari tiap kelas dan area halaman nantinya akan dikelola dan dijual, sehingga menghasilkan nilai ekonomis yang dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung kegiatan siswa.

Faiqotus Sholehah, Ketua Posko KKN 16 Universitas Annuqayah mengatakan melalui skema ini, mahasiswa KKN Posko 16 Universitas Annuqayah ingin menanamkan kebiasaan pemilahan sampah sejak dari dalam ruang kelas sekaligus memberikan pemahaman bahwa sampah plastik jika dikelola dengan benar dapat memberikan manfaat finansial.

"Kehadiran papan edukasi dan sistem pengumpulan sampah botol terpadu ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan madrasah Al Karomah yang lebih bersih, mandiri, dan berwawasan lingkungan secara berkelanjutan," pungkasnya.