Pragaan, UA Media – Mahasiswa KKN Universitas Annuqayah Posko 3 Rombasan yang mengabdi di Pondok Pesantren Al-Ghazali berhasil menuntaskan dua program unggulan mereka, yaitu Eco Brick dan Eco Creativity. Kegiatan yang dipusatkan di halaman MA Al-Ghazali ini dilaksanakan pada Jumat, 11 September 2026, dengan melibatkan siswa-siswi MTs-MA Al-Ghazali.
Kedua program tersebut digarap selama satu minggu. Mulai dari proses pemilahan sampah, pemadatan sampah plastik ke dalam botol bekas, pengecatan, hingga tahap penyusunan akhir. Untuk program Eco Brick, botol-botol yang telah dipadatkan dan dicat disusun menjadi sebuah spot foto kreatif. Karya ini sekarang ditempatkan di halaman bangunan baru MI Al-Ghazali.
Sementara untuk program Eco Creativity, hasilnya seperti yang terlihat pada gambar. Kayu bekas disulap menjadi sebuah rak berbentuk rumah yang dicat biru, kemudian botol-botol bekas yang sudah diwarnai kuning dipasangi sebagai pot gantung untuk media tanam bunga. Rak bunga unik ini diletakkan di lingkungan pesantren, tepatnya di sebelah kanan halaman depan Masjid Al-Hakam. Kedua titik penempatan karya ini sendiri sudah melalui hasil musyawarah para pengasuh PP. Al-Ghazali.
Anisah, Sekretaris KKN Posko 3, menjelaskan tujuan dari kegiatan ini untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah botol plastik sebagai media tanam di lingkungan PP Al-Ghazali, dapat mengembangkan lingkungan menjadi lebih hijau, nyaman, dan produktif, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri dalam memanfaatkan limbah, serta meningkatkan kesadaran santri untuk menjaga dan merawat lingkungan pesantren.
"Harapannya bisa menjadi praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan dilanjutkan secara mandiri oleh warga pesantren," paparnya.
Apresiasi datang dari siswa MA Al-Ghazali, M. Aidan Rozi Nulhaq dari kelas XI B. mengatakan program ini sangat bermanfaat untuk siswa di Al-Ghazali.
"Menurut saya program unggulan KKN UA Posko 3 ini sangat positif, bermanfaat dan patut diapresiasi. Pemanfaatan botol plastik bekas menjadi berbagai karya seperti rak bunga dan bingkai dekorasi menunjukkan kreativitas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga mengajarkan bahwa barang bekas masih bisa memiliki nilai guna jika dikelola dengan baik," ujarnya.
Hal senada disampaikan Raihan Alfiansyah Mubarok, siswa kelas XI A.
"Kita bisa membuat botol yang sudah dibuang dan kita jadikan hiasan yang sangat bagus, meski kayu dan lain sebagainya memang semua dari barang bekas, awalnya saya kira tidak bisa selesai tapi alhamdulillahnya dengan kekompakan yang sangat besar semua hasil kerja eco brick selesai walaupun memakan waktu seminggu," ceritanya.
Sementara itu, Kepala Sekolah MI Al-Ghazali, Moh. Bakri, S.Ag, menyampaikan rasa terima kasih dengan diadakannya kegiatan ini.
"Terima kasih atas kepedulian adik-adik KKN dalam merawat kebersihan dan keindahan lingkungan kami melalui program pemanfaatan limbah botol plastik sebagai media tanam dan eco creativity," tutupnya.