Kebumen, UA Media- Mahasiswa KKN Kolaborasi Nasional UIN SAIZU Purwokerto Posko 105 melaksanakan kegiatan observasi proses pembuatan arang tradisional di desa Tegal sari, Kedungwringin, Sempor, Kebumen, Jawa Tengah, 29 Juli 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengenalan potensi usaha sekaligus pelestarian kearifan lokal yang berkembang di tengah masyarakat. Observasi dilakukan bersama pelaku usaha arang yang berperan sebagai narasumber dan pendamping selama kegiatan berlangsung. Mahasiswa memperoleh penjelasan secara langsung mengenai tahapan produksi arang, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pembakaran, hingga hasil akhir yang siap dipasarkan.
Muhammad Alfa Risky, Ketua Posko KKN 105 mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memahami proses produksi arang secara menyeluruh, menggali potensi ekonomi lokal, serta mengumpulkan data lapangan yang akan digunakan sebagai dasar dalam penyusunan program kerja KKN.
“Data yang diperoleh diharapkan dapat menjadi acuan dalam merancang program yang mampu mendukung pengembangan usaha masyarakat secara berkelanjutan,” katanya.
Ia menambahkan selama observasi, dirinya bersama tim KKN melakukan pengamatan langsung terhadap setiap tahapan pembuatan arang, berdiskusi dengan pelaku usaha mengenai teknik produksi, bahan baku yang digunakan, serta berbagai kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha.
“Seluruh hasil observasi didokumentasikan sebagai bahan evaluasi dan penyusunan laporan KKN, sekaligus menjadi referensi dalam merumuskan program pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa,” pungkasnya.
Abdul Warits (Humas)