Monitoring Perdana: Posko XIV Semangat Kerja

BATUAN-Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko XIV sedikit tegang ketika Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Bapak Abd. Warits, M.Pd.I menyampaikan pada Selasa (25/07/17) bahwa monitoring perdana dari panitia KKN INSTIKA akan dilaksanakan besok, Rabu (26/07/17). “Tolong semua dokumen disiapkan, meliputi pohon masalah, program kerja, transek, mapping dan daily routin, karena semua itu nantinya akan dikoreksi oleh panitia,” tambah Bapak Warits.

Panitia KKN yang diwakili oleh K. M. Afifi, M.Hum dan Bapak Paisun, M.Pd.I sampai di Posko XIV Desa Batuan pada pukul 10.30 WIB. Sebagai penghormatan, Zainuddin (mahasiswa prodi Ekonomi Syari’ah) langsung menyuguhkan teh Pucuk dan disambut dengan guyonan dari Pak Paisun yang mengatakan,“Areya ghun e angka’agina, apa e soro enom?.” Guyonan tersebut serentak membuat Posko XIV ramai dengan canda tawa.

Lebih lanjut, K. M. Afifi, M.Hum. mengoreksi pada bagian Mapping dan program kerja yang telah dirancang oleh peserta KKN Posko XIV. Beliau memberikan masukan agar program yang kami agendakan harus berorientasi pada local leader. Dalam artian, meskipun peserta KKN di Desa Batuan ini sudah pulang, diharapkan ada generasi muda yang akan meneruskan kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan selama berada di desa ini selama kurang lebih satu bulan. K. Afifi menambahkan bahwa letak perumahan, persawahan, dan perkampungan dipetakkan secara lebih jelas agar mudah untuk mengidentifikasi lokasi desa. Kami pun memerima berbagai masukan dan perbaikan dengan penuh senang hati

Sedangkan sekretaris panitia KKN Instika 2017, Bapak Paisun, M.Pd.I menyarankan agar mahasiswa KKN Posko XIV lebih memperinci peletakan keterangan tabel di transek yang telah dibuat, supaya jelas mana letak persawahan, sungai, irigasi, dan ladang serta permukiman warga.Menanggapi masukan Bapak Paisun tersebut, Hilmun Nashoh selaku ketua tim dalam pembuatan transek menyampaikan bahwa memang terdapat kesulitan saat melakukan penelusuran wilayah, karena wilayah desa Batuan begitu luas, akses jalan menuju perkampungan rusak, dan memiliki bermacam-macam jenis tanah yang tersebar secara tidak merata. Diantaranya, tanah litosol, dan tanah mediteran merah. Namun yang lebih dominan adalah tanah litosol yang berada di wilayah perbukitan bagian utara desa Batuan.

Bapak Paisun juga memberikan apresiasi terhadap Daily Routin yang telah kami buat. Setelah selesai di posko kami, panitia KKN pun akhirnya berpamitan untuk melakukan monitoring ke posko lain yang berada di wilayah Kecamatan Batuan. (Taufieq/ Posko XIV Batuan)